Dokter Rakyat Masih Kah Ada?
Apakah saat ini rakyat Indonesia masih menderita? Ataukah sebaliknya sudah hidup senang? Sungguh suatu pertanyaan pribadi yang multipersepsi.
Apakah saat ini rakyat Indonesia masih menderita? Ataukah sebaliknya sudah hidup senang? Sungguh suatu pertanyaan pribadi yang multipersepsi.
Ibu Menkes meminta agar dokter Indonesia lebih humanis agar lebih sedikit orang indonesia yang berobat ke negara tetangga. Ajakan yang bagus dan patut diapresiasi. Pasti masih ada dokter indonesia yang belum humanis. Pasti banyak juga yang berusaha untuk humanis dan tentu saja yang masih belum humanis.
Dalam rangka bulan skrining riwayat kesehatan. Dinkes Lumajang bekerjasama dg BPJS kesehatan melaksanakan kegiatan pap smear, dr tgl 21 Juli hingga 21 September bertempat di faskes Pratama/ Puskesmas/ dokter-drg keluarga/ klinik Pratama dan Labkesda.
Setelah pemerintah menaikkan iuran bagi peserta BPJS Kesehatan Kelas I dan Kelas II dan membatalkan kenaikan bagi peserta Kelas III, tuntutan masyarakat terhadap kualitas atau mutu pelayanan kesehatan bagi peserta BPJS Kesehatan semakin meningkat.
Program kesehatan saat ini selalu berorientasi kepada institusi pelayanan kesehatan seperti klinik, puskesmas dan rumah sakit. Padahal paradigma kesehatan global telah bergeser dari sekedar mengobati penyakit, menjadi upaya pencegahan dan pengurangan faktor-faktor lingkungan yang menyebabkan penyakit dan keadaan sakit. Bukan berarti pendirian infrastruktur institusi pelayanan kesehatan tersebut tidak perlu, akan tetapi akan jauh lebih efektif dan meminimalkan anggaran jika pendekatannya adalah pencegahan dan pemetaan faktor penyebab sakit tersebut.