Wartakesehatan.com – Perlu pengetahuan yang mendalam mengenai penyakit kanker serviks atau kanker leher rahim. Penyakit yang diderita kaum hawa ini telah menjadi momok di masyarakat. Terlebih lagi penyakit yang dapat juga disebabkan dari lawan jenis sudah menjadi perhatian dunia termasuk Indonesia

Dalam menyambut hari kartini tahun ini dan bulan cegah kanker serviks, RSUP Persahabatan Jakarta mengadakan seminar kanker serviks di Aula Griya Puspa, Senin (25/04/2016).

Penderita kanker leher rahim tidak pandang bulu penderitanya termasuk artis dan ibu presiden mengalaminya.

“Penyakit kanker serviks kalau sudah terkena, dapat menyebar keseluruh tubuh sehingga kita harus memutus jalurnya bila sudah mengetahuinya. Jika pendeteksian dini dapat dilakukan maka populasi penderita kanker serviks akan berkurang disamping pemahaman ke masyarakat memang masih rendah,”  ucap dr. Oni Khonsa, Sp.OG(K) dalam penjelasannya kepada peserta seminar.

Salah satu pembicara dan dokter RS Persahabatan ini menjelaskan faktor risiko terkena penyakit kanker serviks dari infeksi HPV (Human Papilloma Virus) diantaranya menikah < 20th, sering bergantian pasangan seksual, infeksi menular seksual, wanita perokok dan kekurangan vit A,C,E. Disamping penderita kanker serviks cukup mengkhawatirkan baik di dunia maupun Indonesia saat ini sangat mengejutkan.

“Setiap 2 menit dunia dan setiap 1 Jam di Indonesia wanita meninggal akibat kanker serviks,” ungkapnya   

Disamping memperoleh pengetahuan baru dari narasumber yang berkompeten, peserta juga mendapatkan pemeriksaan dini kanker serviks melalui IVA (Inspeksi Visual Asetat).  

“Kegiatan ini positif, menambah wawasan, biar tahu saat ini keadaannya sehat atau tidak dan belum pernah melakukan pemeriksaan sebelumnya. Terima kasih RS Persahabatan telah mengadakan acara ini dan tahun depan perlu dilaksanakan lagi,” kata Riska Agustini kepada wartakesehatan.com, wanita yang tinggal di Jakarta Selatan setelah pemeriksaan Iva terhadap dirinya.

Karyawan RSUP Persahabatanpun mendapatkan kesempatan yang sama untuk mengecek organ penting pada wanita disamping kesempatan ini jarang terjadi.

“Awalnya sempat khawatir juga, takut ketahuan penyakitnya dan ternyata aman saja. Kan lebih baik mencegah dari awal, katanya kalau sudah kena berbahaya. Terima kasih RS Persahabatan yang telah peduli masalah penyakit pada wanita,” pungkas Obi, yang bertugas di Ruang Irin B.

Sumber : Wartakesehatan.com