Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (P-DIB) melihat banyak sekali gejolak dan perkembangan yang cepat dari masalah yang mencederai profesi dokter seperti: VAKSIN PALSU, dokter seolah-olah menjadi kambing hitam masalah vaksin palsu, padahal produksi, distribusi dan pengadaan serta pengawasan vaksin bukanlah ranah kompetensi dokter. Bukankah tanggungjawab pengadaan obat di RS adalah Instalasi Farmasi yang dikoordinir oleh Apoteker?Â
Dokter sejatinya adalah juga korban dalam peredaran vaksin palsu ini. Masyarakat perlu diberikan informasi yang benar tentang peranan dokter dalam kaitannya dengan vaksin palsu sehingga tidak mudah di adu domba antara dokter-masyarakat. Menuntut pertanggungjawaban BPOM dan Kemenkes secara nyata dan bukan hanya dengan pernyataan saja. Pemerintah harus melindungi para dokter dalam kasus ini, sehingga mencegah adanya kekerasan akibat perbuatan oknum-oknum yang main hakim sendiri. Belum lagi permasalahan lainnya seperti :
DOKTER LAYANAN PRIMER, dimana perseteruan antara IDI dan Kemenkes belum jelas juntrungannya.
BPJS KESEHATAN, dokter hanya dianggap sebagai pekerja saja dan seolah-olah tidak lagi ada kemandirian sebagai profesional medis serta sangat rendah dihargai tindakan medisnya.
PRAKTEK "SEOLAH-OLAH DOKTER", dimana tidak ada tindakan tegas dari Pemerintah akan banyaknya praktek-praktek yang mengaburkan masyarakat dengan oknum-oknum yang menyerupai dokter dan begitu bebasnya melakukan praktek pengobatan tanpa takut ditindak oleh penegak hukum.
TOKO OBAT DAN APOTEK TAK BERIZIN, seharusnya pihak yang berwenang menyisir dan memeriksa, jika ditemukan segera menutup toko obat dan apotek yang tak berizin di seluruh wilayah Republik Indonesia.
Mari seluruh Dokter Indonesia......
Mari bersatupadu.....
Kibarkan dan tegakkan harkat dan martabat kita!!!
Kita tak bisa hanya diam.............
Kalau bukan kita yang membela dan menegakkan kehormatan kita, lalu siapa lagi?
Ayo para dokter di seluruh persada bumi pertiwi Indonesia.......
Satukan tekad dan semangat......
Mari kita bersama-sama berkumpul dan bersatu dalam :
"AKSI KEPRIHATINAN DOKTER INDONESIA"
Ayo...... Ayo....... Ayo........
Siapakah yang mau berjuang???
Salam perjuangan!!!
DEWAN PIMPINAN PUSAT
Perkumpulan Dokter Indonesia Bersatu (P-DIB)
Ketua Umum
(Dr. Jamesallan Rarung, Sp.OG, M.M)
Sekretaris Jenderal
(Dr. Patrianef Patrianef, Sp.B. K(V))
Mengetahui,
Pembina
(Dr. Tedy Harto)
Wakil Ketua Umum
(Dr. Erta Priadi Wirawijaya, Sp.JP)
Wakil Sekretaris Jenderal
(Dr. Maysarwati Wali)
Bendahara Umum
(Dr. Yusva Yonora Enozthezia, Sp.An.)
